Kantor DPRD Sumenep DiLuruk, Dispertahortbun Mendapatkan Terong

MADURAKU.COM - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) yang sedang menemui peserta aksi mahasiswa di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendapatkan hadiah terong dari pengunjuk rasa.

Beberapa point tuntutan Mahasiswa yang meyeret dinas Pertanian tersebut Arif menjelaskan tentang pupuk di Kabupaten Sumenep bahwa di tahun 2019 ini pupuk masih terserap 33 persen dan masih banyak yang belum terserap.

"Serapan pupuk masih 33 persen, dan kita akan bertindak jika dilapangan ada kios yang menjual diatas Harga Eceran Tertingnggi (HET)" kata Arif sapaan akrab dari Kepala Dispertahortbun itu.

Dan daerah-daerah yang terpapar kekeringan pihak pemerintah melalui Dispertahortbun sudah melakukan pembangunan-pembangunan embung dibeberapa daerah

"Salah satu contoh didaerah Guluk-Guluk sudah kami bangun Embung untuk penampungan Air dan mendapatkan pin emas dari Presiden dan bisa 140 hektare lahan kering," tambah Arif

Dalam Memperingati hari Tani Nasional BRIBDA (Brigade Rakyat dan Pemuda Nusantara) ini memberikan secara simbolis hasil pertanian sayur-mayur kepada Arif (Kepala Dispertahortbun) dan Hamid Ali Munir  (Ketua DPRD Sumenep). (MADURAKU.COM/Sap)

0 Response to "Kantor DPRD Sumenep DiLuruk, Dispertahortbun Mendapatkan Terong"

Posting Komentar