Berburu Janda di Pulau Madura

MADURAKU.COM - Pulau Madura, tidak hanya dikenal sebagai pulau garam. Kini pulau yang terdiri dari empat kabupaten dan dikenal dengan sebutan masyarakat agamis ini, juga dikenal sebagai Pulau Janda. Sebutan ini, tentu bukan tanpa alasan, karena di masing-masing kabupaten di pulau ini, terdapat banyak janda.

Data Pengadilan Agama (PA) di empat kabupaten di Pulau Madura menyebutkan, masing-masing kabupaten tidak kurang dari 1.000 janda hingga akhir 2018, sesuai dengan data kasus perceraian yang ditangani pengadilan agama.

Hingga awal Januari 2019, tercatat sebanyak 5.641 wanita Madura di empat kabupaten di Pulau Madura, berstatus janda, sesuai dengan hasil putusan talak di Pengadilan Agama di masing-masing kabupaten di wilayah itu hingga akhir 2018.

Jumlah janda terbanyak di Kabupaten Sumenep, yakni 1.541 orang, sedangkan yang paling sedikit ialah di Kabupaten Sampang, yakni 1.238 orang.

Perinciannya, di Kabupaten Pamekasan sebanyak 1.348 orang, Sumenep sebanyak 1.541 orang, Sampang sebanyak 1.238 orang dan di Kabupaten Bangkalan sebanyak 1.516 orang, sehingga jumlah total janda di Pulau Madura hingga akhir 2018 sebanyak 5.641 orang

Trend Gaya Hidup
Bagi sebagian pemuda dan remaja di pulau ini, status janda, seolah tren dan gaya hidup tersendiri. Sebab, kini, janda tidak lagi menempati kelas nomor 2 setelah perawan, bahkan perbincangan janda di kalangan remaja dan pemuda di pulau ini, menjadi pembincangan yang seru.

Istilah "janda dilawan", atau "janda semakin di depan" merupakan istilah yang populer, seiring dengan populernya ketertarikan kalangan remaja dan kaula muda di pulau ini kepada perempuan yang telah berpengalaman goyang ranjang ini.

Entah karena opsesi atau karena mereka memang memiliki persepsi tersendiri tentang bagaimana sepak terjang janda dalam masalah percintaan, yang jelas, memperbincangan janda, lebih menarik dibandingkan perawan.

"Perawan atau janda?, Janda aja dech, lebih hot," kelakar Rudi dalam sebuah kesempatan saat berbincang dengan teman-teman sebayanya sambil bermain game.

Bagi Rudi, menjalin hubungan dengan janda, akan terasa lebih bebas dibanding gadis atau perawan. Selain tidak malu, janda relatif lebih mengerti akan kemauan pacarnya. "Pokoknya terasa lebih lah," kata Andi, menimpali, pemuda lulusan SMA yang juga mengaku, lebih naksir janda dibanding perawan ini. (MADURAKU.COM)

0 Response to "Berburu Janda di Pulau Madura"

Posting Komentar